seminar.jpg

UHTP Gelar Seminar Strategi Transformasi Digitalisasi dan Hukum dalam Pelayanan Kesehatan

Diposting oleh : HUMAS UHTP - 28 Januari 2023 - 605 x dibaca

Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) sempena 1 Tahun Dies Natalis menggelar seminar nasional tentang Strategi Transformasi Digitalisasi dan Hukum dalam Pelayanan Kesehatan.

Seminar yang berlangsung di Aula Hang Tuah Pekanbaru Sabtu (28/1) dengan pembicara Fungsional Perencana Madya Bappedalbang Provinsi Riau Heriyanto Shut MT tentang ‘’Sinergitas Penanggulangan Stunting’’. Dosen Fakultas Ilmu Komputer UHTP Dr Muhardi SKom MKom tentang ‘’Teknologi Digital dalam Pelayanan Kesehatan’’. Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dan Hukum UHTP Dedy Saputra SH MH tentang ‘’Hukum dalam Menunjang Pelayanan Kesehatan’’.

Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH dalam sambutannya  mengatakan, bidang kesehatan tidak bisa lepas dari IT. Seperti halnya IT untuk pendataan stunting. ini sangat diperlukan. Stunting di Riau masuk kelas menengah. Kemudian hukum dalam pelayanan kesehatan sangat diperlukan agar tidak terjerat persoalan hukum.

‘’Banyak teman-teman saya ingin menolong malah terjerat hukum. Mari kita berpartisifasi mengangkat derajat kesehatan masyarakat Riau lewat dies natalis ini. Mengangkat derajat kesehatan masyarakat terletak pada kemampuan masyarakat berpartisifasi. Walaupun kita membantu mereka kalau tidak mau mengubah nasibnya akan sia-sia,’’ urainya.

Senada dengan itu, Rektor UHTP Prof Dr Syafrani MSi mengatakan, sekarang adalah zaman siap menerima perubahan yang berbasiskan teknologi. Akibat dari teknologi semua mengalami perubahan, apalagi akan ada aspek hukumnya. Dari aspek hukumnya tentu sudah ada aturan perundang-undangan.

Dalam dunia kesehatan tidak bisa dipungkiri dari masalah hukum. Apakah itu mal praktek. ‘’Terkadang orang tidak menyadari tugas mulia tenaga kesehatan bagaimana menyelamatkan orang. Ini diperlukan profesi yang luar biasa, diperlukan keberanian luar biasa tentu aspek hukum harus dipahami sejak tindakan dilakukan. Terkadang penilaiannya keluarga meninggal tenaga kesehatan yang disalahkan, tidak berduit berobat pelayanan kesehatan yang disalahkan. Jadi kompleksitas bidang kesehatan ini luar biasa,’’ papar rektor.




(humas_uhtp/RP)